Tak jarang kerusakan yang terjadi pada mobil disebabkan karena perlakuan pemilik mobil yang salah. Meskipun mobil diservice secara rutin, namun jika perlakuan yang anda lakukan salah maka tetap saja kerusakan bisa terjadi pada mobil anda. Salah satu permasalahan mesin yang sering terjadi diakibatkan karena cara mematikan mesin yang kurang tepat. Misalnya saja anda mematikan mesin yang sedang menyala kencang, maka akan menyebabkan tekanan pelumas menjadi menurun drastis karena tidak adanya pergerakan mesin. Hal ini bisa saja menjadi penyebab mesin mobil sering mati mendadak saat dikendarai.

Dengan alasan yang terburu-buru ataupun sengaja, banyak pengendara yang seringkali mematikan mesin secara tiba-tiba. Jika kebiasaan ini terus menerus dilakukan, maka tentu saja akan menyebabkan kerusakan karena komponen mesin yang bergesekan secara kasar. Lalu bagaimana cara mematikan mesin mobil yang tepat? Berikut ini cara-cara yang bisa anda lakukan.

1. Berikan Jeda Sebelum Mematikan Mesin

Ketika anda ingin berhenti, sebaiknya mulai kurangi kecepatan mobil anda. Sehingga mesin mobil dapat menyesuaikan dengan pergerakannya. Setelah mobil terpakir secara sempurna, maka anda bisa memberikan sedikit jeda waktu untuk mematikan mesin mobil anda.

Salah satu hal yang menyebabkan komponen di dalam mesin cepat rusak adalah karenacara mematikan yang kurang tepat. Sehingga membuat komponen mesin menjadi cepat aus. Jika sudah seperti itu maka akan membuat usia mesin menjadi berkurang dari usia pakainya. Dan tentu saja hal ini akan sangat merugikan untuk anda. Untuk itulah hindari mematikan mesin mobil ketika putaran mesin maish tinggi. Tunggu hingga putaran mesin rendah dan kemudian anda bisa mematikannya. Hindari pula kebiasaan menggeber mesin saat kondisi diam sebelum akan dimatikan.

2. Cek Berbagai Komponen Terlebih Dahulu

Ketika anda memberikan jeda, maka anda perlu melakukan cek pada berbagai komponen yang ada di dalam mobil. Terkadang ada beberapa komponen yang masih tetap aktif menyala meskipun mobil sudah mati. Hal ini bisa menyebabkan aki mobil rusak bahkan mati.

Untuk itu pastikan jika anda mematikan terlebih dahulu komponen-komponen d dalam mobil, semisal AC mobi. Banyak pengendara yang terkadang mematikan mesin mobil terlebih dahulu dan kemudian barulah mematikan AC mobil. Bahkan tak jarang yang lupa pula mematikan AC mobil. Tentu saja hal ini akan menyebabkan kerusakan pada komponen AC mobil, terutama pada bagian kompresor. Hal ini karena akan terjadi hentakan secara tiba-tiba yang menyebabkan kerusakan pada bagian kompresor. Untuk itu pastikan mematikan AC mobil terlebih dahulu sebelum mematikan mesin mobil.

Tak hanya AC mobil, jangan melupakan audio mobil. Jika anda mematikan AC mobil setelah mematikan mesin mobil maka akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada sistem audio mobil anda. Sehingga saat mesin menyala maka audio akan secara otomatis menyala kembali dengan segera. Audio yang menyala tentus aja membutuhkan dukungan aki, sehingga membuat aki menjadi kaget karena tekanan aki pada mobil yang baru menyala kuranglah stabil.

Nah itu tadi cara mematikan mesin mobil yang tepat yang perlu diketahui pengendara. Mematikan mesin mobil yang benar sama saja dengan merawat mobil anda. Jangan lupa iringi dengan melakukan perawatan mobil secara rutin. Sehingga kondisi dan peforma mobil anda tetap terjaga dengan baik. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here