Mobil timor termasuk ke dalam jenis mobil sedan yang cukup laris di Indonesia pada era nya. Namun seiring dengan perkembangan jaman, popularitas dair mobil ini semakin menurun. Meskipun mobil ini sudah tak djual lagi, namun masih banyak pula orang-orang yang mencari mobil ini. Hal ini dikarenakan mesin mobil nya yang cukup bandel dan tangguh sehingga tak mudah mengalami kerusakan serta dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Di pasaran sendiri, mobil ini tersedia dalam 2 tipe yaitu mobil timor DHOC dan mobil timor SHOC. Tentunya setiap tipe memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang menariknya lagi saat awal peluncuran mobil ini, pemerintah membebaskan pajak mobil ini agar masyarakat dapat membeli produk mobil-mobil ini dibandingkan dengan mobil produksi luar negeri. Mobil ini diproduksi langsung oleh PT Timor Putra Nasional yang penggunaan bahannya merupakan komponen-komponen lokal. Nah berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai mobil timor SHOC dan DHOC serta kelebihan dan kekurangannya.

Mobil Timor SHOC
Mobil Timor SHOCSHOC atau Single Overhead Camshaft merupakan jenis mobil yang mesinnya hanya menggunakan satu camshaft saja. Perbedaan yang cukup mencolok dari SHOC dengan DHOC terletak pada pembakarannya yang menggunakan karburator.

Kelebihan Mobil Timor SHOC

Sangat mudah pada saat mendeteksi berbagai macam kerusakan yang terjadi pada mobil tersebut.
Harga sparepart nya jauh lebih murah dibandingkan dengan tipe DHOC.
Tidak banyak sensor yang tertanam sehingga tidak membuat pengguna mobil kebingungan.
Memiliki karburator serta ruang mesin yang lebih lapang karena mesin nya lebih kecil.
Tidak terlalu banyak kabel-kabel yang terpasang pada mesin mobil.
Mesinnya lebih sederhana, sehingga bila terjadi masalah akan lebih mudah teratasi.
Aman ketika digunakan pada jalanan yang banjir karena tak banyak menggunakan sensor di dalamnya.

Harga mobil ini cukup terjangkau, mobil ini dibanderol mulai dari 30 juta rupiah.
Kekurangan Mobil Timor SHOC

Sparepart untuk sistem karburatonya sudah tidak diproduksi lagi, sehingga anda akan kesulitan untuk mencari penggantinya.
Spare part lainnya seperti TVA, cover head dan lainnya sangat susah ditemukan.
Tidak adanya lampu bagasi mobil. (
Beberapa mobil SHOC tidak terdapat power window, sehingga anda harus menggunakan cara manual untuk membuka dan menutup jendela.
Karena menggunakan satu camshaft saja, membuat mesin mobil ini lebih lambat pada saat dijalankan.
Mobil Timor DHOC
Mobil Timor DHOCMobil timor tipe DHOC merupakan mobil dengan kelas yang paling tinggi di Mobil Timor, hal ini dikarenakan fitur-fiturnya yang komplit serta kenyamanan yang ditawarkan untuk penumpang di dalamnya. DHOC atau Double Overhead Camsaft menggunakan 2 camsaft yang terdapat 16 valve. (baca juga: Mobil Matic Vs Manual)

Kelebihan Timor DHOC

Fitur-fitur di dalam interiornya cukup lengkap. Bahkan fitur yang tak terdapat di SHOC, ada di tipe DHOC.
Adanya ECU yang memiliki fungsi untuk membakar sistem pembakaran pada mesin mobil. Sehingga anda bisa mengatur penggunaan bahan bakar kendaraan. Hal ini yang membuat anda dapat menghemat pemakaian bahan bakar.
Meskipun settingan nya lebih rumit, namun terdapat alat bantu scanner yang dapat memberikan laporan mengenai kondisi mobil anda baik pada kinerja hingga setting pembakaran mobil.
Sparepart nya sangat mudah ditemukan di pasaran, tak hanya original saja namun juga pada sparepart KW. Sehingga anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan anda.
Harganya juga cukup terjangkau. Pada tahun 1997-2000, mobil ini dibanderol dengan harga 35-45 juta. Dan pada tahun 2001, meskipun naik namun harga mobil ini tetap terjangkau sekitar 40-50 juta rupiah.
Mesin kendaraannya cukup teruji dan bandel.

Kekurangan Mobil Timor DHOC

Rpm nya yang dapat naik turun, selain itu anda juga akan bingung mengetahui penyebab dari hal tersebut. Apakah dari koil, ISC, sensor TPS, atau hal lainnya.
Tipe DHOC sangat sensitif terhadpa sensor. Sehingga bila salah satu sensor tak berfungsi maka tentu saja kinerja mobil tak akan maksimal bahkan tidak dapat dinyalakan.
Karena modelnya yang memang banyak menggunakan kabel, tentunya sangat berbahay bila terdapat salah satu selang yang bocor. Hal ini dapat mengakibatkan percikan listrik dan api.
Nah itu tadi beberapa kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada masing-masing tipe mobil timor, baik itu SHOC maupun DHOC. Tentunya setiap tipe memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here