Kendaraan bermotor bisa bergerak karena ada mesin penggeraknya. Apakah anda mengetahui mesin penggerak tersebut,apa nama dari mesin penggerak kendaraan bermotor? Pada artikel kali ini kita akan mengupas mesin penggerak kendaraan bermotor pada mobil. Mesin penggerak kendaraan bermotor di sebut dengan Differential atau di kenal dengan Gardan. Gardan merupakan komponen yang sangat penting pada kendaraan karena berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke poros roda.

Komponen Gardan Mobil

Putaran roda semuanya berasal dari proses pembakaran di dalam ruang bakar kendaraan.

Proses pembakaran inilah yang akan menggerakkan piston turun dan naik,lalu gerak naik turun piston akan di teruskan untuk memutar poros engkol.

Kemudian gerak putar poros engkol akan di teruskan untuk memutar flywheel atau di kenal dengan roda gila. Putaran flywheel akan di teruskan memutar kopling, kemudian di teruskan lagi memutar transmisi ke as kopel lalu ke gardan .

Gardan akan meneruskan putaran ini ke as roda dan as roda akan memutar roda, sehingga kendaraan kalian dapat berjalan.

Adapun fungsi dari Gardan pada mobil:

Merubah arah putaran mesin mobil
Memperbesar momen
Membedakan putaran roda kiri dan kanan saat belok
Selain itu gardan terbagi atas dua type:

Final Gear
Yang terdiri dari drive pinion dan ring gear serta berfungsi untuk memperbesar momen dan mengubah arah putaran sebesar 90’. Drive pinion gear selalu dibuat lebih kecil daripada ring gear, gunanya untuk mereduksi putaran agar di peroleh momen yang lebih besar, Karena momen yang dihasilkan oleh transmisi tidak cukup untuk menggerakkan kendaraaan.

Differential Gear
final gear & differential gearyang terdiri dari perkaitan antara roda gigi-roda gigi pinion gear dengan side gear, yang berfungsi untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan saat kendaraan membelok.

Selama kendaraan berjalan lurus, poros roda-roda belakang akan diputar oleh drive pinion melalui ring gear differential case, roda-roda gigi differential pinion Shaft, roda-roda gigi differential pinion,gigi side gear tidak berputar , tetap terbawa kedalam putaran ring gear.

dengan demikian putaran pada roda kiri dan kanan sama. Di dalam Gardan sendiri terdiri dari beberapa macam komponen. Seperti yang akan di jelaskan di bawah ini adalah beberapa komponen dari gardan.

Komponen Gardan Mobil

1. Rear Axle Housing
Rear Axle HouseAxle shaft atau poros penggerak roda adalah merupakan poros pemutar roda-roda penggerak yang berfungsi meneruskan tenaga gerak dari differential ke roda-roda.

Axle shaft pada kendaraan dibagi dua yaitu poros penggerak roda depan dan poros penggerak roda belakang. pada kendaraaan jenis FF roda penggerak depan sebagai axle driving, sedangkan pada jenis kendaran RF roda penggerak belakang sebagai axle driving.

pada kendaraan 4WD atau AWD kedua penggerak (poros roda belakang dan depan) sebagai driving axle shaft sehingga ke empat roda dapat bergerak.

Biasanya posisi bagian ini merupakan tumpuan terberat dalam bagian mobil karena letaknya yang berada di bagian roda belakang, khususnya pada mobil-mobil muatan atau jenis minibus.

2. Gasket
GasketBerfungsi untuk mencegah kebocoran dari sambungan di bawah kondisi yang bertekanan. Kebocoran yang di maksud di sini adalah kebocoran oli gardan, apabila bocor maka akan mengakibatkan pelumasan pada gigi gardan tidak sempurna, yang nantinya akan menjadi kerusakkan pada gigi gardan.

oleh karena itu pada sekelling gasket di berikan pelumas yang berguna untuk menjaga gar kotoran dan debu serta meminimalisir terjadi nya pergesakan dari dalam gear.

apbila gasket dalam keadaan rusak atau tidak maksimal dapat mempengaruhi suhu mobil panas dan meyebabkan bensin menjadi boros juga.

3. Differential Case
Differential caseYang berfungsi mengubah arah putaran propeller shaft 90 derajat yang akan di teruskan ke poros roda belakang. Dan juga berfungsi sebagai yang membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat di perlukan.

Dengan berputarnya differential case, pinion gear akan terbawa berputar bersama difeerential case karena antara differential case dan pinion gear dihubungkan dengan pinion shaft.

Penyetelan terhadap sistem ini dengan jarak kerenggangan antar ring gear dan drive pinion tidak boleh terlalu rapat atau renggang, jika terlalu rapat akan mengakibatkan berat dan jika terlalu renggang akan menimbulkan suara yang berisik.

4. Differential Carrier

Sebagai tempat kedudukan semua komponen differential atau tumpuan sentral sebagai bagian untuk memancing salah satu sisi dari bearing ring gear.Differential Carrier ini dipasangkan pada rear axle housing oleh beberapa baut.

pada bagian ini.Untuk penyetelan ulang atau penggantian gigi baru bagian ini dilepaskan dari differential housing. Setelah dibersihkan dari sisa-sisa oli lalu dipasangkan pada tanggem.

Ulir pada bagian ini memudahkan mintir menyetel bidang singgung dengan drive pinion. Hasil penyetelan dari bagian ini tidak bisa langsung jadi karena kalau tampak bidang yang bersinggungan tidak baik maka penyetelan harus diulangi dari pertama lagi yaitu melepaskan drive shaft

5. Oil Seal
Letaknya diujung bagian differential carrier yang berfungsi mencegah agar oli tidak habis, jika di ketahui adanya rembesan oli pada bagian ini segera untuk menggantinya karena semakin dibiarkan oli akan habis dan menguap sehingga akan terjadi kerusakan pada komponen lainnya.

Kalau Anda menemukan di sekitas bagian ini ada basah akibat rembesan oli sebaiknya segera mengganti seal baru. Lepaskan propeler shaft dan kendurkan mur yang mengancing drive gear. Untuk melepaskan mur ini harus menggunkan kunci momen. Perhatikan untuk sampai bisa kendur membutuhkan momen berapa kg/cm2. Hal ini penting untuk waktu pemasangan kembali. Kekerasannya harus sama, karena beda besarnya maka kekerasan pengancingannyapun berbeda

adapun funssi dari oil seal adalah :

Menjaga kebocoran pelumas
Memberikan batasan cairan supaya tidak tercampur
Lebih fleksibel terhadap komponen yang bergerak dan tidak bocor
Melapisi permukaan yang tidak rata
Komponen tidak cepat rusak

6. Drive Pinion Gear
Biasa di kenal dengan gigi nanas, karena memang bentuknya seperti nanas yang telah dikupas. Banyaknya lekukan gigi pada drive pinion gear bervariasi , semakin bervariasi lekukannya maka akan semakin cepat putaran as rodanya.

Komponen ini berfungsi untuk meneruskan tenaga putar dari propeller shaft yang selanjutnya di pindahkan ke ring gear lalu di rubah arah putarannya sebesar 90 derajat.

kinerja gigi nanas ini berkesinambungan dengan differential case karena keduanya berputar bersamaan. selain itu juga berfungsi sebagai pemutar ring gear agar mobil dapat berbelok.

7. Spider Gear
spider geargigi ini menempel pada gigi matahari dan terletak didalam differential case, gigi ini berputar karena poros spider gear yang menempel pada gigi matahari, jumlah putarannya sebanyak putaran gigi matahari, namun gigi ini juga berputar pada porosnya sendiri.

Gigi spider berfungsi untuk memutarkan side gear dan membuat perbedaan putaran atara kedua side gear, gigi spider ini berjumlah 2 , atas dan bawah.

Maka bagian spider yang berhubungan dengan roller bearing dibuat lebih keras. Untuk mengurangi gesekan yang terjadi bentuk bearing menggunakan model roller bearing yang ditutup dengan cup. Supaya bearingnya tdak terlepas pada waktu propeller shaft berputar dengan kecepatan tinggi

8. Side Gear
Dapat menghubungkan daya dari drive pinion ke gear terus ke differential pinion lalu ke axle shaft roda belakang, gear inilah yang langsung terhubung ke as roda, jumlahnya ada dua di kanan dan kiri.

Bagian ini berfungsi membedakan putran roda kanan dan kiri saat kendaraan membelok, serta menyeimbangkan kedua roda pada RPM yang sama pada saat mobil tidak membelok sehinga side gear tetap ikut berputar.

Jadi apabila differential case berputar satu kali , maka side gear juga berputar satu kali juga , demikian seterusnya dalam keadaan lurus. Putaran side gear ini kemudian akan diteruskan untuk menggerakkan as roda dan kemudian menggerakkan roda
9. Ring Gear
Komponen yang biasa di kenal dengan gigi matahari ini mempunyai lekukan gigi sekitar 36 dan 40 untuk untuk mobil sejenis SUV ,fungsinya adalah meneruskan daya dari propeller shaft di perkecil sesuai tenaga yang di teruskan drive pinion ke ring gear untuk merubah arah perputaran roda sebesar 90 derajat.

Ring gear berhubungan dengan drive pinion oleh karena itu dijual satu set karena karena keduanya harus menempel dengan gap yang standard bila hanya salah satu yang diganti maka akan menimbulkan gap yang tidak sama antara lekukan gigi-giginya.

Apabila differensial case berputar bersama ring gear maka pinion akan berputar pada porosnya dan juga pergerak mengelilingi side gear sebelah kiri, sehingga putaran side gear sebelah kanan bertambah, yang mana jumlah putaran side gear satunya adalah 2 kali putaran ring gear.

10. Universal Joint Flange
Universal Joint Flangeadalah bagian yang meneruskan putaran propeler shaft differential untuk meredam perubahan sudut dan untuk melembutkan perpindahan tenaga disamping itu ia juga berfungsi sebagai penyumbat agar oli tidak keluar

Bagian ini selalu berputar sesuai dengan putaran proper shaft. Walaupun terbuat dari baja ia juga aus termakan oleh seal yang terpasang pada ujung differential carrier. Hal inilah yang menyebabkan oli terus keluar walaupun sudah mengganti dengan seal baru.

Untuk mengatasi kondisi seperti ini biasanya montir melepaskan per yang ada pada seal dan mambuatnya menjadi lebih pendek. Tindakan yang paling aman tentu dengan mengganti flange baru, atau menggeser bidang yang sudah aus tidak lagi bersinggungan dengan seal.

selain komponen diatas masih ada beberapa komponen tambahan untuk membantu kinerja gardan mobil, diantaranya adalah :

Nut and washer
Companion flange
Drive pinion flange
Spacer
Drive pinion bearing
Lock pin and bolt
Adjusting nut
Bearing cup
Itulah beberapa komponen yang terdapat di dalam gardan dan fungsi dari masing – masing komponen tersebut. Lalu bagaimanakah cara kerja dari gardan atau differential?

Demikian pembahasan kita kali ini tentang komponen gardan pada mobil. Semoga dengan pembahasan kali ini membuat kalian mengenal komponen yang ada di mobil kalian dan fungsinya, bukan hanya memakai mobilnya saja tapi menjadi lebih paham apabila ada kerusakkan pada mobil kalian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here