Asap hitam yang muncul melalui knalpot mobil tentunya membuat sebagian besar pemilik mobil khawatir, terutama bagi anda yang belum mengetahui banyak tentang mobil. Asap hitam yang muncul ini bisa jadi dikarenakan mesin mobil yang membakar terlalu banyak bahan bakar. Entah itu masalah pada kompoenen filter udara, sensor, maupun bagian injeksi bahan bakar. Biasanya asap hitam ini akan mudah sekali dikenali, tidak hanya menganggu namun juga akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros. Asap yang berwarna kehitaman ini juga bisa disebabkan campuran bahan bakar yang mungkin terlalu banyak dari standarnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, akan lebih baik dilakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab mobil berasap hitam dan kemudian dicari solusinya.

1. Setelan Bahan Bakar Terlalu Banyak

Ketika proses pembakaran mesin, tentunya anda mengenal rasio AFM pada meisn bensin. Biasanya rasio ini adalah 14:1, 14 untuk udara berbanding 1 dengan bensin. Namun jika angka perbandingan tersebut berubah, semisal menjadi 16:1, maka hal ini termasuk ke dalam campuran “kurus”. Jika perbandingannya menjadi 12:1 atau malah dibawahnya, maka akan masuk ke dalam campuran yang terlalu boros. Campuran yang terlalu banyak atau boros ini akan menyebabkan bensin tidak bisa tercampur merata pada molekul udara.

Sehingga saat busi menyala, bensin di dalamnya akan tidak terbakar sempurna. Hal ini yang kemudian menjadi penyebab mobil bau bensin dan munculnya asap hitam yang menganggu. Apalagi jika bensin yang terbakar lebih banyak di dalam ruang bakar, maka menyebabkan asap kendaraan menjadi jauh lebih pekat. Untuk masalah ini, maka perlu dicurigai adanya kerusakan pada komponen karburator mobil, karena fungsi komponen ini yang bekerja menentukan perbandingan bensin dan udara.

Untuk mengatasi kerusakan ini, maka ada beberapa hal yang dapat anda lakukan. Mulai dari melakukan penyetelan dengan meutar sekrup dari arah kiri ataupun kanan hingga menemukan hasil yang ideal. Hal ini biasanya terjadi pada kasus asap hitam yang ngebul saat RPM idle. Cek katup choke, jika masih dalam kondisi tertutup maka membuat campuran bensin menjadi terlalu boros. Jika asap ngebul ini terjadi pada saaat RPM sedang atau tinggi, maka kerusakan ini bisa diakibatkan pada bagian jet di dalam karburator. Untuk mengatasi hal ini maka perlu dilakukan penggantian satu unit karburator. Namun jika asap hitam hanya muncul ketika mobil menaiki tanjakan ataupun sedang membawa beban berat, maka bisa jadi kerusakan ini diakibatkan sistem power yang menyuplay bensi lebih banyak sehingga campuran menjadi lebih banyak. Hal ini sebenarnya adalah masalah yang normal.

2. IAC Bermasalah atau Macet

Jika mobil ngebul saat idel RPM namun mobil anda sudah menggunakan teknologi injeksi serta lampu check engine tidak dapat menyala. Maka penyebab mobil ngebul bisa saja dikarenakan masalah pada katup pengatur kecepatan idle. Kerja katup ini berfungsi untuk mengatur udara yang mana melewati saluran idle yang ada di dalam throtle body. Saat katup gas tertutup, maka udara akan mengalir melalui idle port dan menuju intake manifold. Namun sebelum menuju intake, ada katup yang berfungsi untuk mengatur kecil besarnya saluran idle ini. Jika katu terbuka penuh, maka membuat saluran menjadi terbuka lebar yang membuat banyak udara yang masuk ke dalam intake. Namun jika katup terbuka sedikit, menyebabkan saluran idle lebih sempit sehingga pasokan udara menjadi tertahan.

Jika pasokan udara menjadi tertahan namun suplay bensin tetap sama, maka menyebabkan campuran menjadi lebih kaya yang mengakibatkan emisi gas buang lebih pekat. Masalah seperti ini umumnya diikuti dengan mesin mobil yang susah dinyalakan bahkan dapat tiba-tiba mati saat kecepatan idle. Untuk solusi mengatasinya, maka diperlukan untuk membuka IAC yang ada pada throtle body. Setelah itu bersihkan katup dan saluran idle dengan menggunakan karbu cleaner. Cairan ini berfungsi untuk membersihkan kerak dan kotoran hingga bersih di kedua komponen ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here