Mobil boros penyebabnya bisa dibagi 2 yakni karena kesalahan/ kerusakan teknis mesin/ mobil, dan yang kedua karena kebiasaan mengemudi yang tidak benar (tidak hemat bahan bakar).

6 Cara Membuat Irit Mobil APV Dengan Mudah

Berikut ini adalah Cara Membuat Irit Mobil APV Dengan Sederhana.

1. Kondisi Busi

Kondisi busi ini yang sering terjadi biasanya kerapatan antara kepala busi dan sumbu busi terlalu renggang atau bahkan terlalu rapat, standar jarak antara sumbu busi (besi melengkung) dengan kepala busi (tonjolan di ujung depan busi yang memicu bunga api) adalah 0,8 mm sampai 1 mm jadi pastikan kerapatn busi sekitar 0,8 mm sampai 1 mm (jangan kurang dan jangan lebih).
Kedua adalah busi kotor, bersihkan busi dari kerak oli yang biasanya mengotori kepala busi, kalau bisa dibersihkan seluruh bagian busi dengan ampelas atau sikat besi.
Ketiga adalah busi sudah soak, bisa dilihat dari bentuk fisiknya misalnya: busi berwarna kekuningan, busi meleleh, busi pecah, dan lain sebagainya.

2. Karburator atau Injektor

Karburator atau injektor adalah komponen penting pada sistem saluran bahan bakar mobil, jika karburator mengalami kerusakan fungsi misalnya ada sumbatan pada pipa-pipa kecil akan mengganggu aliran BBM ke ruang bakar akibatnya jumlah/ debit aliran BBM tidak stabil atau tidak standart (kadang banyak kadang sedikit bahkan tersendat).
Cara mengetahui jika karburator kelebihan dalam menyalurkan BBM ke ruang bakar adalah dengan melihat kondisi knalpot, jika keluar asap hitam yang terasa pedih di mata berarti karburator perlu di kalibrasi (stel ulang karena boros)
Bersihkan karburator setiap melakukan service, lakukan kalibrasi setiap setahun sekali agar aliran BBM yang masuk ke ruang bakar terjamin dan stabil, setel ulang jarum dan klep agar standart. Pada mobil injeksi pembersihan injektor dilakukan setiap 100 ribu kilometer.

3. Klep Mesin

Klep yang terlalu rapat lebih boros bahan bakar karena saat pedal gas di injak maka klep akan terbuka lebar, sedangkan saat pedal gas tidak di injak bensin yang masuk ke ruang bakar sedikit sehingga tersendat-sendat hal ini memaksa pengemudi untuk menginjak pedal gas. Jika klep terlalu renggang atau longgar bisa menyebabkan bunyi berisik pada mobil.

4. Saringan Udara

Saringan udara atau filter juga berpengaruh terhadap konsumsi BBM, filter yang kotor dapat menghambat aliran udara yang masuk ke ruang bakar (udara ini penting sebagai campuran bensin agar bisa dibakar). Jika flter tidak dibersihkan maka udara yang masuk tersendat-sendat atau sangat sedikit sehingga BBM tidak bisa tercampur dengan udara dengan optimal, akibatnya banyak BBM yang tidak terbakar dan menguap keluar melalui knalpot.

5. Ban Mobil

Ban yang terlalu banyak kembang seperti ban offroad akan sangat berat digunakan di medan aspal, akibatnya banyak tenaga yang dikeluarkan untuk menggerakkan mobil yang artinya lebih banyak BBM yang harus dibakar untuk menjalankan mobil. Sementara ban yang tidak mencengkeram tanah dengan kuat juga beresiko terhadap keselamatan penumpang, saran gunakan ban ECO agar hemat tapi aman (sekarang banyak ban sudah berlabel ECO, pilih dari produsen ternama yang terjamin mutunya)

6. Mesin kurang prima

Nah, Itulah beberapa cara membuat irit mobil apv yang dapat dipraktikan. Semoga bermanfaat ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here