Hello sobat terkasih semua yang selalu penulis rindukan, semoga sobat semua dalam keadaan baik – baik saja ya sobat dan semoga selalu semangat serta bahagia bersama kelaurga tercinta. Jika berbicara mengenai keluarga tentunya akan sangat bermakna jika kita menghabiskan waktu luang bersama ya sobat, dan yang lebih bermakna lagi apabila kita menghabiskan waktu luang tersebut dengan hal yang lebih positif serta produktif tentunya. Setuju ya sobat.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk menghabiskan waktu luang dengan dengan keliarga tercinta adalah dengan membaca. Membaca ini merupakan hal yang sangat positif untuk kita lakukan dan teruskan kepada generasi kita ya sobat. Nah untuk itu sobat, tidak ada salahnya jika sobat semua membaca artikel yang sudah penulis sipakan untuk anda. Yuk berikut ulasannya untuk anda.

Pada kesempatan kali ini, penulis masih akan membahas seputar dunia otomotif ya sobat, yaitu mengenai power stering mobil. Nah buat sobat semua yang memang sering melakukan power stering mobil ini tapi tidak tahu fungsi, cara kerja serta cara merawatnya bagaimana, pada artikel kali ini penulis akan mengulasnya secara gamblang dan lengkap buat sobat semua. Yuk sobat, amri kita simak ulasan berikut ini dengan seksama.

Buat sobat semua yang mempunyai kendaraan roda empat atau mobil ini, tentunya power stering bukanlah suatu ha yang asing atau yang baru lagi ya sobat. Namun meski demikian, tidak banyak loh sobat diantara pemilik roda empat ini yang memnag tidak tahu atau tidak mengerti fungsi aau cara kerja serta perawatan dari power stering tersebut, karena bagi mereka rutin melakukan power stering ini saja sudah cukup. Nah buat sobat semua, ada baiknya anda juga harus paham betul apa itu power stering tersebut ya.

Adapun yang dimaksud dengan power stering adalah sebuah alat atau komponen yang digunakan si sistem kemudi untuk meringankan saat membelokkan setir pada sebuah mobil atau pada kendaraan yang sedang dikemudikannya.

Maka jika dilihat dari pengertiannya, bisa kita simpulkan secara sederhana bahwasannya fungsi dari power stering itu sendiri adalah untuk meringankan putaran kemudi pada saat ingin membelok, supaya putaran kemudi tersebut lebih mudah digunakan.

Nah sobat semua, itulah fungsi dari power stering yang selama ini sering anda lakukan. Jadi pada saat anda mengemudikan kendaraan anda ada sistem power stering yang membantu anda dalam mengemudikan kendaraan anda ya sobat.

Cara Kerja Power Steering

Setelah mengetahui fungsi dari power stering tersebut yang sama pentingnya dengan fungsi aki secara umum atau pun fungsi filter bahan bakar mobil secara umum, ada baiknya sobat semua juga harus mengetahui bagaimana cara kerja dari power stering tersebut. Adapun cara kerja dari power yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Pada Saat Posisi Netral

Pada saat posisi netral atau tidak bekerja, maka fluida power stering akan dialirkan ke katup pengontorl atau pengontrol valve. Apabila katup pengontrol ini berada pada posisi netral, maka semua fluida power stering akan menglair melalui katup pengontorl ke saluran pembebas atau relief poert dan selanjutnya dikembalikan kembali ke pompa. Pada saat posisi ini, tekanan pada kedua sisi dari piston akan sama besar. Selanjutnya cara membersihkan piston motor wajib anda lakukan ya sobat.

2. Pada Saat Membelok

Pada saat roda pengemudi berputar, maka ktup pengontrol jug akan bergerak untuk menutup salah satu saluran fluida yang menuju kearah salah satu sisi piston, sedangkaln saluran yang satunya akan terbuka sehingga fluida akan bisa mengalir ke sisi piston yang satunya, sehingga kana terjadi perbedaan tekanan pada kedua sisi piston tersebut.

Cara Merawat Power Stering

Nah sobat semua itulah cara kerja dari power stering hidrolik. Namun selain mengetahui cara kerjanya, ada baiknya sobat semua juga mengetahui bagaimana cara merawat kemudi mobil atau power stering tersebut. Berikut ini adalah cara merawat power stering.

Hindarilah Jalanan Yang Rusak Atau Berlubang
Langkah pertama yang anda lakukan adalah dengan cara menghindari jalan yang rusak atau berlubang. Karena pada saat melewati jalanan berlubang dan kena benturan, maka as power stering akan cepat rusak. Terlebih lagi jika anda mengemudi dengan cara kasar.

Hindarilah Banjir
Melewati jalanan yang banjir juga salah satu penyebab mudahnya power stering anda akan rusak. Untuk itu sebaiknya hindarilah jalanan yang banjir ya sobat agar power stering mobil anda bisa awet. Namun jika banjir sulit dihindari dan sudah terjadi dimana – mana karena anda tinggal di daerah perkotaan, maka cara mengatasi mobil terendam banjir bisa anda lakukan sebagai alternatif penanganan pertama ya sobat.

Ingatlah Usia Pemakaian Power Stering Kendaraan Anda
Pada umumnya pemakaian power stering umumnya memang tergolong lama, yaitu 5 tahun. Nah buat sobat semua jika power stering anda memang sudah waktunya untuk diganti sebaiknya jangan ditunda demi keselamatan perjalanan anda.

Pemakaian Jangan Melebihi 100.000 Km
Pemakaian mobil yang sudah mencapai jarak tempuh sekitar 100.000 km maka akan berpengaruh besar pada power stering mobil anda. Nah sobat semua, apabila jarak tempuh anda sudah mencapai 100.000 km segera ganti power stering anda ya.

Hindari Ban Berbelok Pada saat Parkir
Pada saat parkir usahakan ban anda tidak dalam posisi berbelok agar komponen power stering mobil anda awet ya sobat. Dalam kenyataannya masih banyak mobil yang parkir asal – asalan tanpa memperhatikan posisi mobilnya sudah benar atau belum.

Sekian informasi mengenai power stering mobil yang bisa penulis share pada kesempatan kali ini sobat. Semoga bermanfaat buat sobat semua. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca dan sudah berkunjung. Salam hangat selalu dari penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here