Kondisi paling menyebalkan adalah ketika sudah tergesa-gesa, jam masuk sudah mepet dan mobil tak bisa distarter. Ketika kondisi penting malah tidak bisa. Tentu rasanya anda ingin menendang mobil berkali-kali. Sebaiknya jangan ditendang karena lebih baik diperiksa terlebih dahulu. Biasanya masalah ini terjadi di sistem pembangkit listriknya. Ada beberapa penyebab starter mobil lemah. Berikut sebab dan cara perbaikan ketika dinamo starter mobil berat.

Penyebab Dinamo Starter Mobil Berat

Periksa Aki
Mungkin dinamo kekurangan suplai listrik dari aki mobil. Perhatikan komponen penyusun aki mobil. Biasanya aki mobil yang sudah soak, ketika distarter, terdengar bunyi “tek, tek, tek” yang cukup cepat. Ini terjadi karena air aki di bawah standard. Bila aki berkurang, sel-sel di aki melengkung. Kemudian lengkungan ini membuat kutub positif dan negatif saling menyentuh sehingga terjadi korsleting dan tidak mampu menyimpan listrik.

Periksa Kabel Positif dan Negatif.
Periksa apakah ada kabel yang longgar dan korosinya. Karena longgar dan korosi kabel mengakibatkan lemahnya listrik. Ada beberapa tanda aki kering mobil soak. Cukup banyak masalah yang diakibatkannya. Untuk mencegah kerusakan lebih buruk, anda perlu tahu cara merawat aki kering. Untuk wawasan anda perlu tahu jenis-jenis aki mobil. Jika anda ingin membeli aki baru maka pertimbangkan tips memilih aki mobil.

Cara Mengatasi Dinamo Starter Mobil Berat

Ada beberapa solusi untuk menangani dinamo starter mobil berat jika akar masalahnya adalah aki. Coba isi air aki kembali dan coba bersihkan korosinya. Jika masih susah untuk distarter, pancinglah listriknya. Cari aki mobil lain yang masih normal dan jangan lupa pastikan bahwa kapasitas dua aki itu sesuai. Jangan lupa bawa kabel jumper. Kalau mobil anda termasuk transmisi manual, coba dorong mobil untuk picu pergerakan mesin. Nyalakan kontak, tekan kopling dan dorong mobilnya. Setelah beberapa meter, coba lepas koplingnya. Biasanya mesin mobil bisa hidup.

Kerusakan pada solenoida mungkin penyebab dinamo starter mobil berat. Pada umumnya terjadi di gulungan yaitu pull in coil atau hold in coil. Bila mengalami kerusakan, kemampuan daya magnet untuk menahan pinion akan berkurang. Akibatnya gear pinion starter malah bergerak mundur. Carbon brush habis akibatnya tidak bisa menyambungkan pull in coil dengan ground. Jadinya pull in coil tidak bisa mendorong pinion gear dengan baik, gulungan di starter malah tidak berfungsi dan beberapa efek lainnya. Lebih baik bawa ke bengkel untuk memperbaikinya.

Penyebab dinamo starter mobil berat ketiga mungkin terletak pada kontak switch starter. Switch starter mengalami keuasan karena dipakai terus-menerus. Efek keausan ini ditandai dengan terdengarnya bunyi “cetek” ketika mesin distarter. Solusinya adalah menggantinya dengan yang baru. Harganya kira-kira sekitar dua ratus hingga tiga ratus ribu rupiah.

Untuk mengganti, siapkan beberapa alat bantu dan bahan. Untuk bahannya tentu switch starter baru. Untuk alatnya kunci 14 shock, kunci 12 ring (atau kombinasinya) dan kunci 10 pas, ring atau kombinasinya. Untuk melepas, buka klem kutub aki negatif agar tidak terjadi konslet ketika mencopot klem terminal starter. Lepas mur 12 agar klem terminal starter bisa terbuka. Kemudian, lepas soket solenoid starter. Pakai kunci 14 untuk melepas dua baut starter yang menghubungkan starter dengan mesin. Beberapa mobil ada yang menggunakan tiga buah baut. Kumpulkan bautnya di baki agar tidak hilang. Untuk pemasangannya, letakkan komponen yang baru dibeli sesuai pada tempatnya. Proses pemasangannya terbalik dengan pelepasannya tadi.

Jika anda baru saja melewati genangan air yang tinggi atau banjir, maka kemungkinan air itu bisa merusak karburator. Sebelumnya, anda perlu tahu komponen karburator mobil, cara kerja karburator mobil dan masalah sistem karburator. Coba lepas dan periksa karburatornya, apakah penuh dengan air atau tidak. Jika penuh air, maka anda bisa menyetel ulang di pelampungnya. Lepas penutup karburator dan keluarkan jarum pelampungnya. Kalau ausnya parah, maka tidak ada cara lain selain diganti. Sekarang coba lihat jenis pelampung anda. Jika bagian dalamnya berongga maka periksalah dengan mengocak atau bersihkan dulu pelampungnya. Jika muncul gelembung, berarti bocor. Jangan lupa pasang kutub aki negatif. Kemudian lakukan tes dan hidupkan mesin apakah bisa bekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here