Salah satu dari beberapa sistem yang ada di mobil adalah sistem pendinginan. Sesuai namanya, sistem ini bertujuan untuk mendinginkan suhu mesin mobil yang meninggi. Dengan kata lain menjaga kestabilan suhu mesin mobil. Selain melalui radiator, anda bisa menggunakan cara menjaga kestabilan suhu mobil. Di dunia otomotif, sistem pendingin ada tiga macam yaitu sistem pendingin dengan oli, sistem pendingin dengan udara dan sistem pendingin dengan air. Umumnya, sistem pendingin dengan air digunakan cukup banyak oleh mobil masa kini. Salah satu komponen yang berperan penting dari sistem pendingin adalah radiator.

Ketika membahas sistem pendingin, tidak lengkap rasanya jika kita tidak membahas fungsi radiator pada mobil. Fungsi radiator pada mobil adalah untuk menurunkan suhu cairan pendingin ketika suhunya sedang tinggi setelah melewati water jacket. Berikut akan dibahas komponen dan cara kerja radiator yang saling berintegrasi untuk memaksimalkan fungsi radiator sebagai pendingin.

Komponen Penyusun Radiator
Komponen radiator sangatlah penting untuk mewujudkan fungsi radiator. Radiator di susun atas lima bagian. Yaitu upper tank, reservoir tank, radiator core, lower tank dan drain. Semuanya bekerja bersama-sama untuk mendinginkan mesin.

Upper tank biasanya berada di bagian atas radiator. Fungsinya sebagai jalan masuk dan menapung air pendingin sbelum masuk ke pusat radiator. Upper tank terdiri dari dua bagian yaitu tutup radiator dan saluran reservoir. Tutup radiator berguna untuk mengendalikan suhu air. Melalui tutup radiator jugalah anda bisa menuangkan air radiator. Saluran reservoir ini berguna untuk meneruskan air radiator ke reservoir tank jika pada cooling terjadi kelebihan tekanan.

Kedua yaitu pusat radiator. Seperti yang anda ketahui, pusat radiator terdiri dari beberapa pipa yang bentuknya pipih dan memanjang. Dengan desain pipih maka proses pelepasan panas akan terjadi secara cepat. Diameternya dibuat kecil agar memperlambat aliran air dari atas ke bawah supaya suhunya bisa didinginkan secara merata. Pipa-pipa ini menghubungkan antara upper tank hingga lower tank. Jumlahnya juga cukup banyak dan cukup untuk menampung air pendingin. Ada tiga jenis pusat radiator yaitu corrugated fin type, plate fin type dan harrison type.

Ketiga adalah sirip pendingin. Sirip-sirip ini ditaruh di sela pusat radiator. Biasanya berbentuk zigzag agar proses pelepasan panas pada air terjadi lebih cepat. Air pendingin yang suhunya masih tinggi dialirkan lewat sirip pendingin radiator. Suhu panas itu lalu dibuang ke udara sehingga airnya dingin.

Keempat adalah lower tank. Komponen yang menjadi salah satu pendukung fungsi radiator pada mobil ini bertujuan untuk menampung air dingin yang telah diproses pada pusat radiator. Di bagian bawah lower tank ada pompa air yang berguna untuk menyalurkan air yang telah didinginkan ke mesin-mesin mobil.

Reservoir tank termasuk komponen yang mendukung fungsi radiator pada mobil. Seperti yang dijelaskan di atas. Fungsi reservoir tank berguna untuk menampung air radiator.

Cara Kerja Radiator
Anda perlu memahami cara kerja radiator agar bisa memahami fungsi radiator pada mobil sepenuhnya. Cara kerjanya yaitu mendinginkan air panas yang datang ke upper tank, mendinginkannya di pipa-pipa radiator lalu disalurkan lagi melalui lower tank. Sebenarnya tidak begitu jauh dari pengertian dan prinsip sirkulasi pada umumnya.

Meski begitu, anda perlu memahami proses kerjanya yang lebih detail. Air bersuhu tinggi dari mobil masuk ke upper tank. Kemudian air bersuhu tinggi masuk ke radiator untuk didinginkan dengan bantuan kipas radiator. Panasnya dilepas melalui tiupan angin sirip-sirip radiator. Air sudah dalam kondisi dingin turun menuju ke lower tank. Saat thermostat mesin sudah terbuka, air sudah siap untuk mengalir untuk mendinginkan mesin-mesin yang sedang bekerja. Anda juga perlu menyadari ciri-ciri thermostat mobil rusak.

Setelah anda membaca fungsi radiator pada mobil, tentu anda menyadari pentingnya radiator untuk mendinginkan mesin, mencegah overheat dan mencegah mobil mogok. Bicara masalah suhu mobil yang naik, temperatur mobil naik saat tanjakan juga patut anda ketahui. Jika radiator tidak berfungsi dengan baik. airnya habis, terjadi kebocoran dan bercampurnya air dan oli, maka anda harus bersiap akan terjadinya kemungkinan buruk. Ada beberapa penyebab air radiator berkurang.

Seperti mobil yang overheat karena mesin terlalu panas dan mogok. Overheat mengakibatkan mobil berpotensi turun mesin. Untuk memahami overheat, anda perlu tahu ciri-ciri mobil overheating dan penyebab mesin mobil cepat panas. Biaya turun mesin tentu tidak murah dan prosesnya pun sangat lama. Karena itu, rutinlah mengecek dan merawat kondisi radiator secara berkala. Agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ketika anda sedang menyetir.

Demikian informasi tetang fungsi radiator sebagai pendingin. Semoga setelah membaca ini, anda menyadari pentingnya radiator. Sehingga anda akan lebih sungguh-sungguh dalam merawat mobil. Terutama terkait sistem pendingin dan radiatornya. Tambahkan coolant jika perlu karena coolant agar suhu mesin tetap konstan dan ideal. Untuk merawat radiator mobil, anda perlu tahu cara membersihkan radiator yang tersumbat, cara membersihkan radiator mobil dan cara mengganti air radiator mobil. Merawat radiator mobil tua juga perlu diketahui jika anda memiliki mobil tua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here