Masih membahas seputar otomotif nih sobat, karena seperti yang sudah kita ketahui bersama benda atau barang otomotif ini sedikit banyak sangatalah membantuk kita dalam mendukung jalannya aktivitas kita sehari – harinya. Seperti yang sudah penulis sajikan dalam artikel yang sebelumnya, jika kita berbicara mengenai otomotif tentunya hal tersebut tidak akan terlepas dari komponen otomotif itu sendiri beserta fitur pendukungnya.

Nah sobat semua, adapun materi atau topik yang akan kita bahasa dalam artikel kali ini adalah mengenai komponen stabilizer mobil. Berikut ini ulasannya untuk anda. Di zaman yang semakin berkembang sepeti sekarang ini, tentu akan diikuti oleh perkembangan teknologi juga tentunya. Setuju ya sobat.

Begitupun dengan dunia otomoti, tentunya tidak mau kalah dan ketinggalan juga tentunya. Tren piranti mobil telah banyak digunakan oleh para pengguna mobil yang juga memang banyak di produksi oleh pabrikan mobil tersebut. Hal tersebut bertujuan selain untuk menambah piranti atau fitur yang lebih memadai untuk mobil tersebut, namun hal ini juga diciptakan semata – mata untuk menjamin keamanan para pengguna mobil tersebut.

Salah satu piranti tambahan yang dimaksud adalah seperti komponen stabilizaer pada mobil. Stabilizer tambahan ini merupakan salah satu cara yang digunakan untuk membuat handling kedaraan terasa lebih stabil dan tidak mudah lepas kontrol, khususnya saat berjalan dalam kecepatan tinggi dan menikung secara tajam , maka secara otomatis traksi pun lebh meningkat.

Adapun komponen stabilizer mobil antara lain adalah sebagai berikut :

1. Sway Bar

Komponen stabilizer mobil yang pertama adalah sway bar. Sway bar biasanya memakai besi panjang yang disesuaikan dengan jenis serta lebar mobil kemudian dipasang pada bagian bawah ( dikaitkan pada basis dan suspensi ). Sway bar umum digunakan pada setiap kendaraan , baik kendaraan harian atau kendaraan balap, bahakan produsen mobil saat ini telah menggunakannya sebagai piranti atau part original.

Adapun fungsi dari Sway Bar ini antara lain adalah sebagai berikut :

Sebagai piranti yang berfungsi untuk memberikan standaran atau menstabilkan antara suspensi dengan sasis mobil.
Sebagai piranti yang berfungsi untuk memberikan perlakuan lebih atau meminimalisir gejala body terbuang terhadap understeer ( pengereman yang menyimpang saat melintasi tikungan )
Sebagai piranti yang berfungsi untuk mengurani gejala limbung atau body rool pada mobil, karena besi yang dikaitkan antara suspensi dan sasis memberikan penguatan lebih terhadap bodi kepada sasis maupun sebaliknya, sehingga pada saat mobil anda melaju denagn kecepatan yang tinggi mobil anda akan tetap stabil dan pengendalian mobil anda terasa lebih mantap sehingga anda tetap nyaman dalam berkendara.
2. Strut Bar

Komponen stabilizer mobil yang kedua adalah strut bar. Pada umumya strut bar ini adlaah prodak after market an biasanaya dijual terpisah dengan sway bar. Komponen yang satu ini biasanya digunakan untuk balapan, tetapi apda prodak tertentu dibuat juga untuk kendaraan harian. Strut bar ini dipasang di atas melintasi mesin mobil yang konon tersambung dengan kaki – kaki depan mobil tersebut ( biasanya di gunakan pada mobol yang memiliki mesin di depan ) .

Adapun fungsi dari Strut Bar ini antara lain adalah sebagai berikut :

Sebagai piranti yang berfungsi untuk meningkatkan kestabilan dan akurasi pengendalian kendaraan.
Sebagai piranti yang berfungi untuk mengurangi gejala peregangan di badan mobil dan memuat daya cengkar ban yang begiru kuat, sehingga akse;erasi mobil anda tetap nyaman sekalipun dalam kecepatan tinggi.
Sebagai komponen yang berfunsgi untuk menjaga keamaan dan keamanan anda pada saat berkendara saat melaju dalam kecepatan tinggi, karena dengan adanya komponen stabilizer ini semua fungsi performa mobil anda bisa terkontrl dengan baik.
Sebagai piranti yang berfungsi untuk mengurangi kemiringan pada kendaraan mobi anda yang disebablan oleh gaya sentrifugal pada saat kendaraan anda akan berbelok.
Sebagai piranti yang berfungsi untuk meninkatkan daya cengkaram ban mobil pada permukaan jalan saat kendaraan anda berbelok.
Cara Merawat Komponen Stabilizer Mobil

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwasanya sebagus apapun atau semahal apapun benda atau barang yang kita miliki namun apabila tidak dilakukan perawatan secara rutin maka tidak akan bertahan lama. Untuk itu sobat, komponen stabilizer pada mobil anda pun mestinya demikian.

Lakukan pengeselan secara teratur pada saat setelah anda akan memulai aktivitas menggunakan mobil kesayangan anda, ataupun pada saat setelah anda mengguankan kendaraan tersebut. Karena seperti yang sudah kita ketahui bersama, pada saat anda menggunakan mobil anda maka akan anda komponen yang membutuhkan pengecekan dan perawatan secaar khusus, tak terkecuali komponen stabilizer pda mobil anda.

Oke sobat semua, sekian informasi yang bisa penulis sajikan buat sobat semua mengenai komponen stabilizer mobil pada postingan kali ini. Terima kasih buat sobat yang sudah meluangkan waktunya untuk berkunjung dan membacra artikel ini. Semoga tulisan dalam postingan kali ini bermanfaat buat anda. Sampai jumpa sobat, salam otomotif selalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here