Masalah ini memang menjadi hal yang paling menakutkan, tentu bisa juga akan merenggut nyawa pengendara. Masalah dari penyebab mobil kebakar ada banyak hal yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi.

BERIKUT ADALAH URAIAN DARI PENYEBAB TERSEBUT :

Cacat Pada Kendaraan

Desain kendaraan yang cacat bisa jadi penyebab mobil terbakar. Hal ini terjadi karena adanya kesalahan dalam pembuatan kendaraan, yang gagal dideteksi saat proses quality control. Apabila terdeteksi kegagalan saat proses quality control, umumnya produsen mobil akan segera menarik kembali mobil yang kurang baik itu untuk diperbaiki.

Minimnya Perawatan Kendaraan

Selain kesalahan dari pihak produsen kendaraan, mobil juga bisa terbakar akibat kelalaian penggunanya. Mobil bisa saja menjadi berbahaya jika tidak digunakan dan dirawat dengan baik.

Kecelakaan Mobil

Tidak ada yang menyangka akan kejadian tersebut. Saat terjadi kecelakaan, bisa saja terjadi benturan keras yang menyebabkan kebocoran cairan mudah terbakar seperti Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu, benturan keras ke bagian mesin juga bisa menimbulkan panas dan asap yang sangat berbahaya serta berpotensi mengakibatkan mobil terbakar.

Panasnya Konverter Katalitik

Sistem pembuangan merupakan salah satu bagian terpanas dalam mobil. Oleh karena itu, konverter katalitik bisa overheat atau terlalu panas akibat bekerja terlalu keras. Kerja keras ini terjadi saat mobil diharuskan membakar lebih banyak polutan dibanding kemampuannya.

Dengan kata lain, jika mesin mobil tidak beroperasi secara efisien dan pembakaran tidak sempurna, akan banyak yang berakhir di sistem pembuangan. Kerja keras ini menimbulkan kenaikan suhu hingga lebih dari 300o Celcius, dimana suhu normalnya sekitar 649o sampai 871o Celcius menjadi lebih dari 1.000o Celcius.

Kenaikan suhu ini bisa menimbulkan terbakarnya konverter dan menimbulkan api.

Panasnya Mesin Mobil

Hal paling umum yang menimbulkan kondisi mobil terbakar adalah overheat mesin atau mesin yang terlalu panas. Mesin yang terlalu panas mengakibatkan cairan internal seperti oli dan pendingin naik ke suhu berbahaya dan mulai tumpah dari daerah sirkulasinya. Saat itu terjadi, cairan bisa menetes ke bagian panas lainnya yang berpotensi menyulut api dan menyebar.

Kebocoran atau Tumpahan

Mobil selalu memiliki sejumlah cairan yang mudah terbakar dan sangat berbahaya di balik kapnya.

Contohnya adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sangat mudah terbakar. Selain itu oli mesin, cairan transmisi, cairan power steering, cairan rem bahkan pendingin mesin juga merupakan cairan yang mudah terbakar.

Seluruh cairan tersebut bersirkulasi saat mobil menyala dan bisa dengan mudah terbakar apabila terjadi kebocoran atau tumpahan.

 Kerusakan Listrik

Penyebab kebakaran mobil lainnya yang sangat umum adalah kerusakan atau kegagalan dalam sistem listrik. Arus listrik akibat kerusakan kabel atau aki bisa menimbulkan percikan api yang akan menyulit api dengan mudah. Sayangnya, kabel dan sistem listrik berada di seluruh bagian mobil sehingga pengecekan harus dilakukan secara menyeluruh.

Kebocoran Bahan Bakar

Kebocoran cairan tertentu bisa menyebabkan kebakaran pada kendaraan. Hal ini juga berlaku untuk bahan bakar yang jelas merupakan cairan mudah terbakar. Bahkan, meski tidak terjadi kebocoran, bahan bakar bisa terbakar dengan sendirinya pada suhu tertentu. Terlebih jika bocor, tentunya ada potensi kebakaran mobil.

BERIKUT ADALAH SOLUSINYA DARI MASALAH TERSEBUT:

 

MEMBELI MOBIL SAAT MASIH TAHAP LAUNCHING

Sebenarnya cacat pada kendaraan tidak selalu mengakibatkan api. Tetapi nyatanya banyak insiden kebakaran mobil yang disebabkan oleh masalah cacat kendaraan ini. Solusinya adalah untuk tidak membeli mobil secara inden (pembelian barang dengan cara memesan dan membayar lebih dahulu) untuk mobil yang masih dalam tahap launching. Menurut informasi dari karyawan di sebuah perusahaan mobil asal Jepang, sebaiknya Anda membeli mobil kira-kira 6 bulan hingga 1 tahun setelah diluncurkan.

Dengan demikian, biasanya seluruh komplain pengguna dan masalah yang ditemukan terkait mobil itu sudah diperbaiki dan mobil aman digunakan.

RAWATLAH MOBIL ANDA

Mobil yang tidak dirawat berpotensi mengalami kerusakan dan kebocoran dengan risiko terbakar tinggi. Contohnya adalah saat kabel dalam mobil dibiarkan usang, bisa saja terjadi konslet saat kontak dengan bahan mudah terbakar.

Untuk itu, lakukanlah pengecekan kendaraan Anda secara berkala.

BERKENDARA DENGAN HATI-HATI

Meski kecelakaan bisa terjadi kapan saja, sebenarnya Anda bisa meminimalisasi peluangnya dengan berhati-hati dalam berkendara. Sebagai contoh:

  • Hindari berkendara terlalu cepat atau kebut-kebutan
  • Selalu berjalan di jalur yang disarankan dan jangan sering berpindah jalur tanpa menggunakan tanda
  • Jangan berhenti sembarangan atau melanggar rambu lalu lintas
  • Hindari berhenti di bawah jarak aman saat berkendara

 

Beberapa langkah memang bisa dilakukan untuk mengatasi  ataupun mencegah masalah mobil kebakar. Kurang lebih penyebab mobil kebakar ini dikarnakan beberapa poin di atas tersebut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here