Gangguan pada transmisi seringkali mengganggu kenyamanan berkendara. Tak terkecuali transmisi otomatis atau matic. Gangguan ini misalnya, gejala menghentak tiap kali akan memindahkan transmisi matic.Hentakan muncul karena adanya proses perpindahan tenaga dari mesin ke sistem transmisi. Hentakan terasa lebih keras jika perpindahan transmisi dilakukan pada putaran mesin yang kurang tepat.

Untuk memastikan penyebab hentakan, coba lihat putaran mesin (rpm) saat melakukan perpindahan. Untuk mobil-mobil 4 silinder, perpindahan transmisi sebaiknya dilakukan maksimal pada 1.000 rpm. Jika melebihi angka tersebut, hentakannya bisa lebih keras sedikit meskipun masih tergolong normal dan belum mengindikasikan kerusakan.

Lain halnya jika hentakan tersebut berlangsung cukup lama, menimbulkan suara keras atau bahkan sampai membuat mobil melompat. Jika gejala ini yang terjadi, kemungkinan hidraulic control unit tidak dapat menjalankan tugas sebagai pengatur dan penyedia tekanan hidrolik oli transmisi. Bila gejala ini yang terjadi, segera bawa mobil Anda ke bengkel resmi.

Cara untuk mencegahnya adalah selalu rutin cek oli transmisinya. Dan jagan lupa rutin untuk membawa mobil kebengkel untuk service.

 

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan. Jika anda memiliki saran, kritik, dan pertanyaan, silahkan tulis dikolom komentar. Terimakasih telah mengunjungi website kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here