Mesin mobil menggunakan bahan bakar minyak sebagai bahan bakunya, proses perubahan energi dari minyak ke energi gerak dilakukan dengan proses pembakaran. Sehingga emisi kendaraan pasti akan ada dan tidak mungkin dihilangkan kecuali mobil anda mengusung electric vehicle.

Penyebab Mobil Ngebul

Tentunya, mobil dibuat agar memenuhi syarat pembakaan sesempurna mungkin. Pembakaran yang sempurna akan menghasilkan emisi berupa gas carbon dan uap air tanpa warna. Sehingga jika asap yang keluar dari knalpot mobil anda itu berwarna pekat atau putih menandakan adanya permasalah didalam mesin.

Ada beberapa hal yang menyebabkan mobil berasap, salah satunya karena kerusakan injektor atau ada kebocoran oli. Dibawah ini beberapa penyebab serta penjelasannya.

  1. Kebocoran oli dari seal katup

Valve memiliki fungsi untuk membuka dan menutup saluran intake/exhaust menuju ruang bakar. Ujung katup atau batang katup terletak dibagian dalam silinder, sementara daun katup ada di ruang intake/exhaust.

Itu artinya, dari dalam silinder yang penuh dengan oli harus disekat dengan seal karet agar oli ini tidak memasuki saluran intake/exhaust. Tapi itu normalnya, bagaimana jika seal katup rusak ? otomatis oli dari dalam kepala silinder akan mengalir masuk kesaluran intake dan akan terhisap keruang bakar kemudian ikut terbakar.

Terbakarnya oli saat langkah usaha akan menimbulkan asap berwarna putih seperti motor dua tak. Seal katup bisa rusak karena banyak hal, salah satunya umur. Selain itu karena gerakan katup yang naik turun akan selalu menggesek seal, jika kondisi seal getas maka akan mudah retak yang berujung pada kebocoran.

2. kebocoran oli dari silinder

Untuk penyebab kedua, oli juga bisa masuk keruang bakar dari bagian bawah piston. Kita tahu bagian bawah piston adalah bak oli yang terisi dengan oli mesin dan bergejolak karena putaran poros engkol. Pada mobil berumur diatasĀ  5 tahun khususnya, biasanya linner atau blok silinder sudah mulai tergerus.

Tergerusnya blok silinder akan memperbesar diameter silinder, akibatnya ring piston menjadi lebih mengembang dan berimbas pada membesarnya gap ring piston. Oli dari bawah masuk dari celah ini dan ikut terbakar ketika langkah usaha.

3. kebocoran oli dari gasket kepala silinder

Gasket adalah perpak atau lapisan perapat yang merapatkan blok mesin dan kepala silinder yang sama-sama berbahan logam.

Dengan adanya perpak ini, harusnya tekanan kompresi, air pendingin, dan oli mesin tidak bercampur. Tapi jika ada bagian perpak yang rusak apalagi bagian yang rusak itu melewati jalur oil feed didalam blok mesin maka oli bisa meluber mengikuti jalur kerusakan gasket. Jika sampai keruang bakar ya oli akan terbakar.

4. Kerusakan PCV System

Positive crankcase ventilation adalah sebuah saluran yang menguhubungkan ruang engkol (crankcase) dengan intake manifold. Fungsi saluran ini adalah untuk memberikan ventilasi bagi ruang engkol agar tekanannya stabil. Ini karena ketika piston bergerak naik turun akan ada daya dorong diarea bawah piston yang meningkatkan tekanan udara didalam crankcase.

Untuk menstabilkan tekanan ini maka diberilah saluran ke saluran air induction agar nantinya uap oli yang terbentuk didalam crankcase dapat terbakar. Sebelumnya, ada komponen PCV Separator yang terletak ditengah saluran PCV fungsinya untuk mencegah oli cair ikut keluar ke PCV.

Namun, banyak kejadian rusaknya separator ini akibatnya oli bisa masuk kedalam air induction system yang terhubung langsung dengan ruang bakar. Akibatnya asap berwarna putih hingga pekat akan muncul.

Itulah beberapa penyebab mobil ngebul. Semoga bermanfaat ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here