Bagi sebagian mobil matic memang ada yang tidak perlu mengganti oli matic, atau yang sering kita kenal dengan nama ws. Tapi sebagian besar matic memerlukan perawatan yang rutin.

Perawatan yang minimal kita lakukan ialah melakukan pengecekan volume dan kualitas ATF (automatic transmision fluid).

Pada deepstick biasanya terdapat 2 tipe atau cara pengukuran , yaitu cold dan hot. Idealnya pengecekan oli matic yaitu pada saat kondisi mesin idle dan temperatur kerja.

Nah apa bila kita mendapati bahwa oli matic mengalami kekurangan yang tidak wajar maka kita harus mencari tahu penyebab dan langkah apa yang harus kita lakukan. Berikut merupakan penyebab oli matic berkurang dan cara mengatasinya.

 

  1. Karter rembes

Hasil gambar untuk karter mobil

Salah satu kemungkinan penyebab oli matic berkurang ialah karena kebocoran pada carter. Hal ini dapat di tandai dengan indikasi karter terlihat basah. Dan terjadi tetesan oli. Cara memperbaikinya yaitu dengan cara mengganti seal antara karter dengan body transmisi. Sebaiknya pekerjaan ini dilakukan oleh bengkel terpercaya agar hasilnya bagus.

 

  1. Seal driveshaft

Hasil gambar untuk Seal driveshaft mobil

Seal driveshaft berada di samping gardan atau diferential. Rusaknya seal ini bisa di sebabkan karena faktor pemakaian yang sudah lama. Seal yang menerima gesekan poros driveshaft  terus menerus lama kelamaan akan mengalami keausan yang bisa menyebabkan kebocoran oli yang cukup serius. Jika komponen yang satu ini rusak maka tidak ada cara lain selain untuk melakukan penggantian. Penggantiannyapun harus dilakukan di bengkel terpercaya karena terbilang agak sulit.

 

 

  1. Lower radiator

Kemungkinan yang dapat terjadi yaitu lower radiator yang bocor. Pada prinsipnya oli matic membutuhkan pendinginan yang biasanya menggunakan sistem sirkulasi oli ke lower radiator melalui 2 buah selang in dan ex. Nah kemungkinan oli bocor dari sini memang kecil akan tetapi kita perlu waspada tentang hal ini.

4.seal output shaft

Matic yang menggunakan penggerak belakang tentunya transfer putarannya berlangsung dari transmisi ke propeler baru ke bagian gardan atau diferential. Nah persambungan  antara transmisi dengan poros propeler memiliki sebuah seal yang mempunyai potensi untuk terjadi kebocoran. Biasanya tanda tanda kebocoran seal outputshaft yaitu terdapat tetesan oli di sekitar persambungan transmisi dengan gardan.

  1. Seal torque converter

Seal ini memisahkan antara bagian torque converter dengan body transmisi. Letak seal ini berada di antara torque converter dengan transmisi. Untuk tanda tanda yang bisa diamati yaitu pada bagian persambungan antara engine dengan transmisi pada bagian bawah jika terdapat tetesan oli dengan ciri ciri warnanya seperti oli matic dan baunya juga seperti oli matic. Bila tanda tanda itu muncul maka bisa jadi seal input atau seal torq ini mengalami keausan yang mengakibatkan kebocoran.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here