Faktor perilaku pengemudi menjadi salah satu penyebab kerusakan transmisi mobil, tak terkecuali yang berjenis matik. Terkadang pengemudi tidak menyadari bahwa yang dilakukannya tersebut bisa menyebabkan kerusakan.

Pada dasarnya perawatan transmisi matik lebih mudah dari manual. Hal mendasar yang tidak bisa ditawar-tawar adalah mengganti oli transmisi secara rutin. Jika penggantian oli secara rutin diabaikan, bisa memicu kerusakan pada beberapa komponen. Karena itulah, pemilik banyak menilai perawatan matik mahal dan sulit.

Oli transmisi matik penting untuk melumasi gigi transmisi pada gearbox. Oleh karena itu, oli transmisi biasanya memiliki SAE atau tingkat kekentalan lebih tinggi dibanding oli mesin.

Kekeringan transmisi bisa juga diakibatkan oleh kebocoran. Hal ini bisa diketahui dari adanya rembesan oli pada beberapa bagian. Oleh karena itu, memeriksa bagian penting saluran oli tak kalah pentingnya.

Bagian tersebut yakni baut tap pengisian dan pembuangan oli. Kondisi baut bisa tidak rapat atau retak. Kondisi lain bisa diakibatkan bocornya seal inner shaft pada bagian as roda depan yang tedapat di kiri dan kanan. Kemungkinan lain oli bocor akibat retaknya bak transmisi disebabkan benturan.

Guna menjaga kerusakan berlanjut, periksa kondisi transmisi setiap pekan, dan patuhi penggantian oli secara rutin setiap 20 ribu kilometer.

 

Dibawah ini kami akan memberikan tips kepada anda bagaimana cara mengatasi oli mobil yang bocor yang bisa anda aplikasikan tidak hanya pada mobil matic anda tapi juga mobil jenis lainya

  1. Ring jangan dilupakan

Pada umumnya, baut karter oli dilengkapi dengan komponen berupa ring, ring tersebut memiliki kegunaan yang begitu penting, tak hanya untuk mencegah pemasangan terlalu kencang yang membuat dol, ring ini juga berguna sebagai perapat untuk mencegah kebocoran oli. Namun, tak jarang ring ini tidak ikut terpasang, entah karena bercampur dengan oli bekas atau justru jatuh bahkan hilang. Pada intinya, mengingat perannya yang begitu penting,  ring ini harus terpasang dan jika hilang segeralah ganti dengan yang baru. Anda tak perlu lagi menggunakan seal tape jika ring ini sudah terpasang pada tempatnya.

  1. Menggunakanseal tape

Bila baut dari karter oli tersebut tidak dilengkapi ring, Anda boleh menggunakan seal tape sebagai pengganti untuk mencegah terjadinya kebocoran oli di bagian karter. Tetapi penggunaan ring sebenarnya lebih disarankan. Namun jika Anda lebih memilih ingin menggunakan seal tape, gunakan secukupnya dan jangan terlalu banyak hingga membungkus semua ulir baut. Perlu Anda ketahui, bila terkena panas, seal tape ini akan terlepas dan akhirnya bercampur dengan oli mesin yang dapat menganggu kinerja sistem pelumasan mobil.

  1. Kekencangan

Karter oli yang tidak kencang juga dapat menyebabkan kebocoran oli. Oli pun dapat merembes jika komponen tersebut kurang kencang. Namun, jika terlalu kencang komponen tersebut akan dol dan juga dapat menyebabkan kebocoran. Untuk itu, kencangkan baut karter oli dengan kunci ring yang ukurannya sesuai dengan kekencangan yang pas hingga terasa berat dalam memutar kunci, ingat jangan mengencangkan dengan kekuatan penuh, intinya kencangkan hingga baut tersebut sudah terpasang dengan sempurna.

  1. Jangan miring

Masih berhubungan dengan cara pemasangan, pastikan baut dari karter oli terpasang dengan benar dan tidak miring. Bila pemasangan baut miring, maka akan terasa berat dan merusak ulir pada baut dan karter. Hal ini dapat membuat baut dol dan jika oli ditambahkan akan merembes melalui baut penguras oli. Untuk itu agar tidak miring, pasang baut dan kencangkan terlebih dahulu. Kemudian, setelah terpasang kencangkan dengan kunci.

  1. Jangan disealer

Sealer memang dapat mencegah terjadinya kebocoran oli, tetapi itu hanya sementara. Selepasnya mungkin akan bocor lagi. Jadi daripada menghabiskan banyak sealer, lebih baik diperbaiki bautnya. Lebih aman dan terjamin hasilnya. Jadi, Jangan sekali-kali Anda menggunakan sealer pada baut penguras oli.

Setelah mengetahui tips mencegah oli yang bocor, perlu bagi Anda untuk memahami pula cara memperbaiki oli mesin yang sudah terlanjut bocor. Cara perbaikan oli yang bocor ini memang terbilang tidak mudah dan tidak susah, harga perbaikannya pun bisa dikatakan tidak murah jika memang kerusakan yang terjadi cukup parah. Untuk itu jika oli mesin sudah dipastikan bocor, sebaiknya lakukan perbaikan secepat mungkin sebab jika tidak komponen lain di mobil juga akan ikut mengalami kerusakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here