Biasanya setelah pemakaian mobil sudah melewati lima tahun, mobil mulai menunjukkan beberapa masalah. Ada beberapa bagian yang aus atau rusak. Tentu perawatan terhadap mobil harus diperhatikan daripada terjadi sesuatu yang buruk karena bagian mesin yang dibiarkan rusak. Ada beberapa cara tentang perawatan mesin mobil dan perawatan mobil manual.

Bagi pengemudi, ketika mobil mengalami turun mesin bisa menjadi sesuatu yang lumayan merepotkan. Karena harus memperbaiki mobil yang performa mesinnya yang sudah tidak baik lagi. Tentu saja proses kerjanya lama dan tak jarang membutuhkan biaya yang tak sedikit. Karena itulah perlu memahami komponen mesin mobil terlengkap.

Disebut turun mesin karena kerusakan yang parah sampai harus melepas satu bagian mesin. Mesin yang baru dilepas ini komponennya dilucuti. Biasanya disebut dengan overhoule. Aktivitas ini perlu dilakukan karena harus mengecek dan memperbaiki komponen utama yang berada di pusat mesin. Berikut daftar efek mobil setelah turun mesin.

Bercampurnya air pendingin di radiator dengan oli merupakan salah satu faktor yang menyebabkan turun mesin. Kasus ini terjadi karena jarak yang sangat dekat antara oli dan air pendingin. Pemisahnya hanya logam dengan ketebalan beberapa milimeter. Letak oli ada di oil feed dan air ada di water jacket. Keduanya sama-sama ada di blok mesin. Bisa juga karena terjadi karat yang malah menimbulkan lubang di saluran air. Air akan berwarna coklat jika bercampur.

Coba periksa reservoir pendingin dan stick oli. Kalau warnanya menjadi coklat seperti susu coklat dan lebih kental dari biasanya, berarti oli dan air sudah bercampur. Jika ini sudah terjadi, maka siapkan uang lebih banyak. Mesin harus dibongkar plus harus mengganti oli mesin dan air pendingin. Karena harus membersihkan oli kental dari mesin sampai bersih agar tidak mengurangi daya lumas. Jika sebabnya pencampuran oli dan air, efek mobil setelah turun mesin diharapkan oli bisa menggerakkan mobil dengan baik.

Tidak hanya kebocoran pada selang, mobil yang baru melewati banjir juga menyebabkan bercampurnya oli mesin yang efeknya tidak jauh-jauh beda dengan sebelumnya. Bahkan bisa lebih buruk. Ketika mobil melewati banjir yang cukup tinggi, ada air yang mengalir ke filter udara. Filter udara itu masuk ke ruang silinder. Terjadilah water hammer dimana piston berbenturan dengan air.

Benturan ini menyebabkan bengkoknya connecting rod. Mesin bisa bergetar dan tidak stabil. Tentu harus mengganti connecting rod dan tak ada cara lain selain pembongkaran total. Jika mobil rusak karena connecting rodnya, efek mobil setelah turun mesin diharapkan lebih stabil dan tidak bergetar. Untuk mencegah hal seperti ini, lebih baik jangan memaksakan mobil berjalan melalui genangan. Ini lebih baik daripada membayar mahal karena turun mesin.

Overheating adalah salah satu tanda-tanda masalah pada sistem pendingin. Biasanya gejala ini terjadi ketika mesin mobil tiba-tiba down waktu berjalan. Periksa dulu kondisi temperatur mesinnya. Kalau indikator mengarah ke H, berarti mesin sedang panas dan jangan hidupkan mesin. Setelah mendorong mobil ke pinggir jalan, tunggu mesin dingin terlebih dahulu dan periksa bagian radiatornya. Terutama air radiator dan kipas pendinginnya. Ada ciri-ciri mobil overheating dan cara mengatasi mesin mobil cepat panas. Beberapa orang juga mengeluh karena temperatur mobil naik saat tanjakan.

Masalah lain pada radiator adalah seperti air yang terlalu cepat berkurang. Ada beberapa penyebab air radiator berkurang. Bisa juga menyembur ketika mesin mobil dinyalakan. Kondisi seperti ini banyak sebabnya. Seperti radiator yang kotor, kipas radiator tak bisa berputar, tutup radiator rusak, termostat rusak, water pumpnya tidak bisa memompa air lagi dan kompresi mesin bocor.

Jika hanya radiator kotor maka perlu tahu cara membersihkan radiator yang tersumbat. Tapi masalah tersulitnya ada di kompresi mesin bocor. Kompresi mesin yang bocor membuat sistem cooler dibebani oleh tekanan yang mengakibatkan air keluar lewat tabung reservoir. Bawa mobil ke bengkel terdekat untuk memperbaiki sistem pendingin. Jika yang rusak adalah radiator, efek mobil setelah turun mesin diharapkan menjadi lebih stabil untuk menjaga suhunya. Untuk mengganti air radiator, kita perlu tahu cara mengganti air radiator mobil.

Asap knalpot yang berwarna putih termasuk kebocoran pada oli. Biasanya mobil yang diproduksi tahun 2000 asapnya tidak berwarna karena sudah ada teknologi EFi dan peraturan EURO 2. Tapi jika mobil yang diproduksi di tahun 2000 itu mengeluarkan asap putih pekat, maka itu adalah tanda ada masalah pada mesin mobil.

Yang terjadi sebenarnya adalah masuknya oli ke ruang bakar. Ketika busi menyala, oli ini juga ikut terbakar. Oli memang salah satu bahan hasil olahan minyak bumi. Tapi memang sedikit berbeda dari yang lain karena itulah warnanya putih. Masuknya oli mesin ke ruang bakar bisa jadi karena adanya keausan. Bisa jadi yang aus adalah ring pistonnya sehingga oli bisa masuk ke ruang bakar. Masalahnya, untuk mengganti ring piston perlu melepas piston sehingga mesin harus diturunkan. Efek mobil setelah turun mesin dan mengganti ring piston diharapkan knalpotnya bisa mengeluarkan asap yang bersih kembali. Ada beberapa sebab lain saat mobil keluar asap putih saat dipanaskan.

Demikian informasi tentang efek mobil setelah turun mesin. Semoga dapat dijadikan referensi untuk mengetahui sebab-sebab masalah teknis pada mesin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here