Hello sobat terkasih yang selalu penulis rindukan, kembali lagi bertemu dengan penulis nih sobat yanh selalu senantiasa memberikan ulasan demi ulasan buat sobat semua. Seperti yang sudah pernah epnulis utarakan pada postingan yang sebelumnya sobat, bahwasanya memebaca adalah sebuah hal yang harus kita perhatikan dan juga kita wariskan kepada generasi penerus kita serta orang yang ada di sekeliling kita ya sobat. Setuju dong.

Oke sobat semua, tidak jauh berbeda dari artikel yang sebelumnya, pada kesempatan kali ini kita masih akan membahas seputar otomotif, yakni tentang mobil. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwasanya setiap mobil tentunya memiliki berbagai komponen di dalamnya yang memang memiliki fungsi yang berbeda – beda satu dengan yang lainnya, namun tetap memiliki tujuan yang sama yakni untuk menjalankan fungsi dari mobil itu sendiri.

Nah sobat, adapun materi atau topik pembahasan kita kali ini yakni mengenai sistem pemindah daya. Buat sobat semua yang memiliki kendaran mobil, harusnya mengerti akan komponen yang satu ini ya, namun jika memang anda kurang memahaminya, yuk sobat silahkan merapat dengan penulis, karena pada postingan kali ini penulis akan menjelaskanya secara terperinci buat anda semua. Check It Out

Adapun sistem pemindah daya ( power train) dapat juga disebut dengan sistem pemindah tenaga. Adapun sistem pemindah daya tersebut merupakan sebah mekanisme yang memindahkan tenaga dari mesin ke roda. Tanpa adanya sistem pemindah daya ini, maka kendaraan anda tidak akan mungkin bisa berjalan. Sistem pemindah tenaga tersebut berdasarkan letaknya dibedakan menjadi 4 bagian, yakni sebagai berikut :

Mesin depan penggerak belakang ( front engine rear drive )
Mesin depan pneggerak depan ( front engine front drive )
Mesin belakang penggerak belakang ( rear engine rear drive )
Mesin depan penggerak empa roda ( four wheel drive )
Untuk lebih jelasnya mengenai sistem pemindah daya tersebut, berikut ini adalah beberapa jenis pemindah daya yang terdapat pada mesin kendaraan anda, yakni sebagai berikut :

1. Kopling

Sistem pemindah daya yang pertama adalah kopling. Kopling merupakan sistem pemindah daya yang terletak diantara mesin dan transmisi pada kendaraan anda. Sistem pemindah daya yang satu ini berfungsi untuk menghubungkan dan melepaskan putaran dari mesin yang menuju transmisi. Selain itu, kopling ini juga digunakan untuk memperhalus perpindahan roda gigi transmisi.

Adapun standar atau persyaratan sebuah kopling agar bisa memenuhi fungsinya diatas, maka kopling tersebut harus :

Kopling harus bisa menghubungkan mesin dengan transmisi secara lembut
Kopling harus membebaskan hubungan dari transmisi dengan sempurna dan cepat
Pada saat menguhubungkan ke transmisi, kopling harus dapat memindahkan tenaga tanpa terjadi slip
2. Transmisi

Sistem pemindah daya yang kedua adalah transimisi. Transmisi merupakan pemindah daya yang berfungsi sebagai pengatur kecilnya output tenaga mesin sesuai dengan kondisi perjalanan yang sedang anda tempuh. Transmisi ini juga digunakan untuk mengubah tenaga mesin menjadi moment sesuai dengan kondisi perjalanan ataupun pada saat kendaraan harus berjalan mundur. Terdapat dua jenis trasnmisi nih sobat, yakni :

Transmisi manual, yakni mengatur besar kecilnya tenaga yang keluar menuju roda menggunakan transmisi
Transmisi otomatis, pemindahan tenaga salah satunya menggunakan torque converter.
3. Propeller Shaft

Sistem pemindah daya yang ketiga adalah propeller shaft. Propeller shaft pada kendaraan penggerak belakang berfungsi menyalurkan output dari tenaga transmisi menuju differential. Adapun propeller shaft ini terbuat dari baja yang memiliki ketahanan terhadap daya bengkok maupun puntiran yang kuat.

Terdapat dua jenis propeller shatft, yakni sebagai berikut :

2 – joint type proppeler shaft, yakni proppler yang hanya menggunakan u – joint pada kedua ujung propeller
3 – joint type propeller shaft, yakni propeller yang mengguakan u – joint pada kedua ujung propeller dan terdapt center bearing di tengah propeller tersebtu.
4. Differential

Sistem pemindah daya yna keempat adalah differential. Adapun komponen pemindah daya yang satu imi berfungsi untuk memindahkan dan membagi tenaga ke bagian roda ketika kendaraan anda pada posisi berjalan lurus maupun ketika berbelok. Adapun differential ini terbagi kedalam dua jenis, yakni :

Final Gear, yakni komponen yang berfungsi untuk memperbesar moment yang masuk dalam differential. Final gear ini sendiri terbagi atas drive pinion dan ring gear.
Differential gear, yakni komponen yang berfungsi untuk menghasilkan kecepatan putaran roda yang berbeda saat kendaraan berganti arah. Differential gear ini pinion dan side gear yang berkaitan dengan axle.
Nah sobat smeua itulah beberapa komponen pemindah daya atau komponen pemindah tenaga yang ada dalam kendaraan kesayangan anda.

Sekian informasi yang bisa penulis sajikan mengenai sistem pemindah daya pada postingan kali ini ya sobat. Semoga artikel ini bisa membantu dan membawa banyak manfaat bagi sobat semua. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel kali ini. Jangan lupa untuk terus update perkembangan artikel – artikel baru berikutnya. Salam hangat selalu dari penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here