Hello sobat semua yang terkasih dan selalu penulis rindukan, kembali lagi bertemu dengan penulis nih sobat yang selalu senantiasa merindukan sobat semua dan tentunya akan selalu memberikan ulasan demi ulasan yang menarik serta bermanfaat buat sobat semua, dan juga sebagai refrensi buat sobat semua.

Nah sobat, tidak jauh berbeda dari artikel yang sebelumnya, pada kesempatan kali ini kita masih akan membahas mengenai otomotif. Dan seperti yang sudah penulis sampaikan pada artikel sebelumnya, jika kita berbicara mengenai otomotif tentunya tidak terlepas dari komponen otomotif itu sendiri. Setuju ya sobat.

Pada kesempatan kali ini, tidak masih membahas salah satu dari komponen otomotif tersebut, yaitu mengenai sistem suspensi roda depan. Apakah sobat semua sebelumnya sudah pernah mendengar atau sudha mengetahui komponen yang satu ini sobat.

Jika belum ada baiknya sobat semua menyimak ulasan berikut ini, agar pemahaman dan informasi anda bertambah lagi mengenai sistem suspensi roda depan tersebut. Yuk sobat, langsung saja kita simak ulasan berikut ini denagn seksama. Check It Out!

Seperti yang sudah sobat penggemar otomotif semua tahu suspense merupakan kumpulan komponen tertentu yang befungsi untuk meredam adanya kejutan, getaran, yang terjadi pada kendaran akibat permukaan jalan yang tidka nyata yang daoat meningkatkan kenyamanan berkendara dan pengendalian kendaraan. Sistem suspensi kendaraan ini terletak diantara bodi ( kerangka ) dengan roda.

Salah satu sistem yang cukup penting yang terdapat dalam mobil adalah sistem suspense ini. Sistem suspensi ini merupakan chasis mobil. Dengan adanya siisrem suspensi ini maka akan bisa memperbaiki kemampuan cengkram pada roda terhadap jalan dalam sebuah mobil.

Sistem suspensi pada mobil pada umumnya teridisi atas dua bagian, yaitu sistem suspensi roda depan dan sistem suspense roda belakang. Namun yang akan kita bhasa dalam artikel kali ini adalah mengenai sistem suspensi roda depan.

Fungsi Sistem Suspensi Roda Depan

Adapun fungsi dari sistem suspense roda depan antara lain adalah sebagai berikut ;

Sebagai piranti yang berfungsi untuk menyerap getaran – getaran yang berasal dari permukaan jalanan , sehingga akan membuat penumpang di dalamnya nyaman.
Sebagai piranti yang berfungsi untuk memindahkan gaya pengereman serta gaya gerak ke bodi mobil melalui gesekan – gesekan yang terjadi antara roda dan jalan.
Sebagai piranti yang berfungsi untuk menopang bodi mobil pada axle serta memelihara letak geometris bodi serta roda mobil.
Cara Kerja Sistem Suspensi Roda Depan

Berikut ini adala cara kerja sistem suspense roda depan. Di dalam shock absorber telescopic terdapt cairan khusus yang disebut minyak shock absorber. Yang bekerja dengan cara :

Saat Kompresi
Katup akan terbuka, minyak akan dapat mengalir dengan mudah sehingga tidak akan terjadi peredaman pada saat mobil anda melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

Saat Ekspansi
Katup akan tertutu, sehingga minyak akan mengalir melalui orifice (lubang kecil ) sehingga akan terjadi peredaman.

Saat Shock Absosrber Kerja Tungga ( action single )
Maka cara kerjanya akan menimbulkan efek meredam pada saat hanya akan terjadi ekspansi. Sebaliknya , saat kompresi tidak akan terjadi peredaman.

Saat Shock Absorber Kerja Ganda ( action double )
Caar kerjanya adalah pada saat terjadi ekspansi dan kompresi maka akan sellau terjadi peredaman pada sistem suspense pada kendaraan anda.

Cara Perawatan Sistem Suspensi Roda Depan

Nah sobat semua, yag tidak kalah penting yang harus anda ketahui adalah bagaimana cara perawtan sistem suspensi tersebut. Berikut ulasannya untuk anda.

Periksalah secara teratur kondisi bantaln karet gantungan pegas daun mobil anda
Kemudian, periksalah pengikat pegas atau mur – mur, klem U dan karet pembatas gerak. Jika sudah rusak, sebaiknya anda ganti yang baru ya sobat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi.
Jika memang anda menemukan ada masalah pada sistem suspensi roda depan tersebut, lepaslah komponen tersebut kemudian bersihkan terlebih dahulu agar anda bisa melihat kerusakan pda komponen tersebut secara jelas.
Setelah anda membersihkan dan tidak menemukan adanya masalah pada komponen tersebut segeralah pasang dan re setting kembali sesuai dengan posiis semula. Lakukan pengecekan dna pemberihan ini secara rutin ya sobat agar anda bisa mendeteksi sejak dini jika terdapat keusakan pada komponen tersebut.
Apabila ternyata anda menemukan kerusakan, sebaiknya segeralah abwa mobil anda ke bengkel resmi, agar diadakan perbaikan oleh tenaga ahlinya ya sobat.
Adapun suspenis belakang mobil ini, adalah suspensi yang bersifat rigid. Pada suspensi model ini roda – roda kiri dan kanan dipasangakan dan merupakan poros tunggal. Kontruksi suspensi rigid ini sanagtalah sederhana, karena pegas – pegasnya ada yang menggunakan pedas koil dan pegas daun.

Nah sobat semua, sekian informasi mengenai sistem suspensi roda depan yang bisa penulis bagikan buat sobat semua. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi sobat semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih sudah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca artikel kali ini. Jangan lupa untuk update terus perkembangan artikel – artikel terbaru berikutnya. Salam hangat selalu dari penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here