Hello sobat semua yang selalu penulis rindukan, masih dengan penulis nih sobat yang selalu setia menemani waktu luang anda dengan mengisinya lebih produktif yaitu dengan mengisinya untuk hal yang lebih bermanfaat. Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk mengisi waktu luang anda agar lebih efektif yaitu dengan membaca artikel ya sobat, karena seperti yang sudah kita ketahui bersama, lewat membaca inilah kita lebih banyak mengetahui infomasi dan juga menambah wawasan. Setuju ya sobat.

Tidak jauh berbeda dengan pembahasan yang sebelumnya nih sobat, pada kesempatan kali ini penulis masih akan membahasa mengenai seputar dunia otomotif. Bagi sobat semua yang memang tertarik dengan duni otomotif tersebut, bagitupun dengan komponen otomotif itu sendiri, ada baiknya sobat semua menyimak ulasan berikut ini. Yuk sobat, mari kits simak dengan seksama.

Bagi sobat semua penggemar otomotif, maka sudah tidak asing lagi bagi anda dengan komponen mobil yang satu ini ya sobat, yaitu V belt mobil. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, V belt merupakan sebuah komponen yang ada di dalam mobil anda yang posisinya melingkar dan terbuat dari campuran serat nion dan karet khusus, bahkan beberapa jenis V belt ini biasanya sering dilapisi oleh bahan kampas anti slip di bagian sisinya.

Fungsi V Belt

Mungkin sobat semua penggemar otomotif sudah mengetahui apa fungsi dari komponen yang satu ini ya sobat. Adapun fungsi dari V belt itu sendiri adalah sebagai berikut :

Sebagai komponen yang berfungsi untuk mentransfer tenaga dari poros engkol mesin ( crankshaft / kruk as ) menuju ke poros pulley penggerak yang membutuhkan seperti pulley AC, pullery alternator, pulley water pump dan lain sebagainya.
Sebagai komponen yang berfungsi sebagai penghasil daya yang nantinya daya tersebut akan dikirimkan atau disalurkan ke bagian komponen yang membutuhkan penggerak. Jika terdapat bunyi geluduk di ban belakang wajib anda waspadai sobat, karena mungkin fungsi v belt tidak bekerja dengan baik.
Cara Kerja V Belt

Selain fungsi dari V belt tersebut, kita juga akan membahas bagaimana cara kerja dari V belt itu sendiri nih sobat. Adapun cara kerja V belt mobil anda adalah sebagai berikut .

Pada umumnya V belt ini menyambungkan daya poros yang satu ke poros yang lainnya yang disambungkan dengan ,enggunakan pulley seiring mengikuti laju putaran pada mesin atau alat yang dikaitkan. Adapun bentuk V belt ini sendiri berbentuk polos dan halus.

Nah sobat semua, yang paling penitng yang harus anda ketahui dari cara kerja V belt ini adalah apabila komponen yang satu ini mengalami masalah atau kerusakan, maka mesin kendaraan anda atau mesin mobil anda akan mati dan dan mesin anda tidak akan bisa menghasilkan daya.

Adapun komponen pada mobil anda ynag menggunakan tenaga dari V belt ini adalah AC mobil anda, daya listrik , power stering bahakan sampai mesin bisa mati mendadak. Nah kebayang kan sobat jika V belt anda bermasalah, maka beberapa komponen dalam mobil anda akan ikutan bermasalah, bahkan mesin nya juga. Untuk itu tetap laukan pengecekan dan perawatan pada V belt mobil anda seecara teratur ya sobat. Selain itu anda juga bisa memperhatikan ciri ciri timing belt harus diganti, karena komponen ini juga cukup penting sobat.

Cara Perawatan V Belt

Yang tidak kalah penting yang harus anda ketahui adalah cara kerja dari V belt itu sendiri. Adapun cara kerjanya adalh sebagai berikut :

Melakukan Service Berkala
Lakukanlah service berkala agar performa V belt mobil anda tetap terjaga. Selain itu anda juga bisa mencoba cara service mobil sendiri. Apabila anda habis melakukan perjalanan jauh atau pada saat jarak tempuh yang sudah ditempuh oleh kendaraan anda mencapai 10. 000 KM sebaiknya gantilah V belt kendaraan anda.

Penggantian V Belt
Agar performa V belt anda terjaga, sebaiknya setiap 6 bulan sekali minimal anda harus melakukan penggantian V belt, sekalipun jarak tempuhnya masih kurang dari 10. 000 Km, namun sebaiknya per 6 bulan seklai gantilah V belt kendaraan anda ya sobat.

Melakukan Pengecekan Secara Visual
Selain anda melakukan perawatan mesin mobil secara rutin ke bengkel resmi, ada baiknya anda juga harus melakukan pengecekan secara visual pada V belt mobil anda ya sobat, agar anda juga mengetahui apakah kondisi V belt anda masih layak pakai atau tidak. Jika memang anda temukan sudah dalam keadaaan retak atau tipis, amka jangan nunggu 6 bulan dulu ya sobat, tetapi jika sudah dalam keadaan seperti itu segerah ganti dengan yang baru.

Melakukan Pengecekan Secara Manual
Yang tidak kalah penting, yang harus anda lakukan adalah dengan mengecek kekencangan dari V belt mobil anda. Pastikan kondisi V belt mobil anda tidak terlalu kencang dan tidak terlalu kendur juga, pastikan sesuai dengan ukuran dari standarnya.

Apabila V belt anda terlalu kendur, maka bisa mengakibatkan slip, dan apabila tertalu kencang dapat membuat komponen yang lain seperti halnya komponen mesin mobil lengkap dan yang diputar tidak akan bertahan lama atau awet.

Oke sobat semua, sekian informasi yang penulis bagikan pada kesempatan kali ini mengenai V belt mobil. Penulis berharap artikel ini dapat bermanfaat serta dapat menambah wawasan anda terkait komponen otomotif yang ada dalam kendaraan anda. Sampai jumpa diartikel selanjutnya ya sobat. Salam hangat selalu dari penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here